Thursday, 18 September 2014

Keindahan di Mana-mana

Hari Minggu kemarin aku dan suami berkunjung ke sebuah pameran kerajinan dari seluruh Indonesia. Banyak stand yang dibuat tapi sayang, banyak juga yang kosong. Padahal ruangan yang disewa sangat luas untuk pameran ini. Jadi pameran terasa sangat sepi. Aku berkunjung di hari terakhir pameran itu dibuka. Namun, suasananya tidak seramai yang kubayangkan. Tetap saja aku bisa menikmatinya karena aku tidak perlu berdesakan dengan banyak orang. Sangat leluasa menikmati setiap stand berikut detailnya.

Di pameran ini ada berbagai stand kerajinan, mulai dari yang sangat murah sampai yang mahal dan langka.


Salah satu stand yang memamerkan tas rajutan. Cantik-cantik karyanya ... :)


Stand yang memamerkan seni batik .... aku coba menghindari stand ini karena selalu membuatku pengin membelinya .... :D


Di stand batik itu ternyata juga menyediakan pupuk untuk tanaman .... bingung juga kalau cari hubungan antara pupuk dan batik ... :))


Tas handmade mereka sangat menarik mata dan hati ... :)


Di stand ini, semuanya ada ....

 

Mataku langsung mengerem langkah kakiku .... stand ini sangat indah dengan berbagai bunga warna-warninya ... tapi tahukah kalian ... bunga-bunga itu hasil kerajinan dari limbah tas kresek .... Aku putuskan membeli 2 pot kecil untuk kuletakkan di meja ruang tamu dan meja kerjaku di kantor ....


Mandala itu batal kukirimkan ke Lucy dari Attic24 .... karena keribetan yang kualami waktu itu .... :(




Ada juga stand tanaman ....


... dan makanan tradisional ....


perhiasan cantik ini datang jauh-jauh dari Lombok ... ya ... itu mutiara asli!


Ada juga kerajinan manik-manik dari kalimantan ....


Stand ini punya sepatu yang cantik lho .... :)


Stand tas rajut lagi ...




Ada stand rajutan yang buat produk wearable ....



Nah, sekian untuk laporan pandangan mata pameran kerajinan ....

Oh ya, beberapa minggu yang lalu seorang teman sedang sibuk mempersiapkan pernikahan kakaknya. Dia membuat sendiri souvenir yang nantinya dibagikan kepada para tamu. Karena kerepotannya, aku menawarkan diri untuk ikut membantu. Yah, walaupun tidak banyak yang bisa kuhasilkan, tapi paling tidak sedikit mengurangi jumlah yang harus dia persiapkan.


Itu hanya sebagian kecil dari jumlah total souvenir yang diperlukan.

Dan pagi ini ketika keluar rumah untuk berangkat kerja, kulihat tanaman terongku mulai mengeluarkan satu bunga ungu mungilnya. Horeee! Semoga sebentar lagi panen terong..... Walaupun daun tanamannya bolong-bolong dimakan belalang, ternyata tak menghalangi si terong untuk berbunga.


Okay ... selamat menikmati sekitar dan bersyukur untuk setiap hal ya .... :)

xxx