Friday, 12 June 2015

Sophie's Universe CAL 2015

Sudah lama saya mengikuti (sekadar membaca dan melihat foto-foto) sebuah mystery CAL (crochet along) di blog Look At What I Made milik Dedri Uys. Sophie's Universe Mystery CAL! Saat pertama melihatnya, mata saya tidak bisa lepas darinya. Mungkin ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama (uhuk!).

(gambar ini diambil dari http://www.lookatwhatimade.net/)

Pengin banget saya bisa ikutan. Tapi, CAL dengan 20 bagian pola.... hmmm... apakah saya bisa? Jangan-jangan hanya semangat di awal, lalu ditinggal begitu saja seperti dua selimut saya. Sampai saat CAL hampir berakhir, saya belum bergerak juga. Hmmm... harus cari teman seperjuangan ini kayaknya. Saya lalu mengikuti group yang disarankan di CAL itu. Banyak yang mengikuti CAL itu dari seluruh penjuru dunia. Dan, lama-lama, saya juga belajar tentang segala kesulitan, tantangan, dan semangat saat mengerjakan bagian demi bagian dari segala postingan dan share mereka. Hmmm.. makin ngiler nih.

Lalu, saya teringat. Dulu pernah berencana mengadakan CAL lagi dengan seorang teman di seberang lautan sana (kami dulu pernah ngadain CAL ini). Nah, muncul ide kalau CAL ini kubuat CAL bersamanya lagi. Tapi mungkin CAL kali ini melibatkan lebih banyak orang supaya lebih rame dan semangat. Lalu, saya menawarkan CAL ini ke beberapa teman dan mereka tertarik ikut. Jadilah kami membuat group sendiri untuk progress CAL ini.

Setelah impian ini hampir terwujud, saya bingung lagi. Pakai benang apa ya? Karena Sophie ini adalah selimut, kalau pakai benang kecil, ukurannya pasti hanya seperti taplak meja. Setelah bongkar-bongkar persediaan benang, ingatlah bahwa saya punya lumayan simpanan benang Sweet Cotton Poyeng. Benang ini bisa didapatkan di Poyeng Hobby. Mereka juga menjual benang jenis lain. Ada banyak benang di sana yang tidak tersedia atau tidak dijual di tempat lain. Poyeng melayani pembelian offline dan online. Bagi kalian yang tinggal di seputaran Jogja, mampir aja ke workshopnya di Jalan Palagan 132 Sleman. Di utara perempatan ringroad Monjali. Jangan sampai kebablasan ya. Ketika sudah sampai di perempatan ringroad Monjali, ambil jalan ke arah utara (atau jalan menuju Hotel Hyatt), lalu pelan-pelan saja sambil menengok ke kiri. Nah, workshop Poyeng ada di kiri jalan tersebut.




Saya suka dengan Sweet Cotton punya Poyeng ini, karena ukurannya yang pas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Saya biasanya menggunakan hook 4mm untuk benang ini. Kalian bisa melihat-lihat berbagai pilihan warnanya. Selain benang, ada juga berbagai alat merajut (knit dan crochet). Komplit pokoknya.

Oh ya, balik lagi ke Sophie. Lalu, dengan semangat saya mengambil koleksi saya itu dan mulai membuatnya per bagian. Kami sudah sampai pada bagian 3 minggu ini. Dan kecantikan Sophie sudah mulai terlihat. Warna-warna benangnya memang cantik-cantik. Ah.... sudah tidak sabar sampai pada bagian 20 nih. Semua anggota group saling menyemangati anggota yang masih tertatih membuatnya. Semangart semuaaaaa!

 Part 1

 Part 2

 Mulai part 3

Part 3 selesai


See you in the next part!!

xxxx

Thursday, 4 June 2015

Menikmati Liburan

Ketika pertengahan tahun, jenuh selalu datang menghampiri. Yup! I need to refresh my mind, my body, and my soul. Kadang saat jenuh menghampiri, hal yang biasanya paling menarik buat saya menjadi tak menarik lagi. Terlebih blog ini. Seakan terlupa untuk diisi dan ditulisi.

Maka, berbekal kalender untuk mencari harpitnas, dengan mantap saya ajukan cuti. Awal Juni kemarin kami berdua akhirnya melepaskan diri sejenak dari kesibukan dan rutinitas yang bagai tak ada ujung untuk sejenak bersantai.

Pilihan kami jatuh pada kota Bandung. Selain ingin refreshing, saya dan suami juga berencana untuk berkunjung ke rumah adik. Kami berangkat Jumat malam dengan kereta api dan sampai di Bandung Sabtu subuh. Tak banyak yang kami lakukan di sana, yah... namanya juga pengin bersantai. Jadi, kami benar-benar santai..... cuma makan, tidur, ngemil, tidur lagi...tapi kami juga sempat jalan-jalan sebentar melihat kota Bandung.

Sebelum akhir liburan, kami diajak mengunjungi Dusun Bambu di Lembang. Ketika turun dari kendaraan, udara dingin nan segar langsung menyergap. Saya suka, saya suka! Ah, seandainya Jogja sesegar ini. Lalu kami pun mulai menuju ke gerbang masuk. Ada semacam petak-petak sawah di sebalik pintu masuk, dan tentu saja itu bagian dari area wisata.



Uniknya, pematang di tempat ini terbuat dari anyaman bambu. Jadi dijamin aman dan tidak akan terperosok deh.



Walau sudah bercampur dengan modernisasi alias listrik, tiang lampu ini tetap menarik.





Benar-benar asri tempat ini. Di mana-mana hanya ada pepohonan. Tapi bagi kalian yang malas jalan kaki, atau mengajak orang yang lebih tua, ada kendaraan khusus yang mengantar kalian langsung ke pusat taman.


Saya menemukan obor di antara semak dan pepohonan. Duh, membayangkan berkunjung ke tempat itu pada malam hari pasti sangat romantis ya.


Tempat ini sebenernya resto. Ada beberapa resto yang tersebar di seluruh pelosok taman.


Tapi kami hanya sempat melihat beberapa resto saja. Misalnya ini:


Kalian lihat kan ada gundukan semacam sarang burung di kiri dan kanan jembatan itu? Di dalamnya ada meja dan beberapa kursi untuk bersantap. "Kandang" tersebut baru akan dibuka jika ada yang melakukan reservasi dan bersantap di situ.

Lalu, kami pun menuju taman bunganya. Wow! Tentu saja dengan hawa sedingin ini, bunga2 bakal bermekaran dengan cantiknya.


Taman ini juga memiliki sungai buatan yang tak kalah cantik dengan sungai beneran.




Waktu itu hujan gerimis menambah suasana makin adem. Matahari bersinar dengan ramah pula. Sempurna.

Di tengah taman ada bangunan besar. Tempat itu menjadi semacam foodcourt dan kios-kios yang menjual berbagai pernak-pernik dan oleh-oleh.


Dan, resto terakhir yang sempat kami nikmati pemandangannya adalah ini:


Cottage-cottage itu tentunya menjadi ruang makan resto ini. Pengunjung bisa bermain perahu dan menikmat pemandangan yang asri.

Tak terasa waktu liburan berlalu sangat cepat. Kami pun harus segera kembali ke Jogja. Kali ini memakai kereta pagi, jadi kami bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Tak kalah cantik dengan pemadangan di Dusun Bambu ternyata!

Foto-foto berikut saya ambil saat berada di dalam kereta dalam perjalanan Bandung-Jogja:







Dan, tentu saja, selama perjalanan, sambil menikmati perjalanan, saya sesekali juga melakukan ini:




Nah, sekian liburan kali ini.... sampai jumpa di postingan selanjutnya! :)