Wednesday, 24 December 2014

Menjelang Natal


Minggu kemarin adalah minggu terakhir para ibu ini mengadakan pameran mandiri di depan gereja. Ternyata mereka makin semangat. Salut! Walaupun datang agak siang, akhirnya lapak dibuka lagi. Kenapa kok minggu terakhir? Ya, karena setelah itu kami akan merayakan Natal, dan Natal adalah saat untuk keluarga dan orang-orang yang kami sayangi.











 Warna-warni benang rajutan itu seakan ikut menyemarakkan Adven terakhir bulan ini. Dan, ternyata, pada hari Natal nanti, kami ditawari untuk membuka stan lagi saat misa Natal anak-anak. Tentu saja kesempatan itu disambut dengan antusias oleh para ibu. Semangat ya, ibu-ibu!

Dan untuk menyambut Natal ini, saya tidak mempersiapkan sesuatu yang istimewa. Kecuali memasang Christmas Wreath dan Pohon Natal buatan sendiri, saya kali ini berkolaborasi bersama suami. Apa yang kami buat?




Suami menyiapkan bagian dalam ....




Saya menyiapkan "bajunya" .... :)

Dan ini dia..... ta-raaaaa ....





Kotak surat! Ya, sekarang kotak surat itu sudah terpasang di depan rumah kami. Tidak lagi kesulitan menyampaikan undangan atau surat saat kami tidak di rumah. Semoga berguna untuk banyak orang .... :)

Oh, ya ... selamat Natal bagi para pembaca yang merayakannya. Semoga Natal ini berjalan dengan khusyuk, hikmat, sakral, dan aman damai sejahtera. Selamat merayakannya bersama keluarga dna orang-orang terkasih. :)

xxx

Wednesday, 17 December 2014

Pertengahan Desember



Tak terasa Desember sudah berlalu setengah bulan. Sebentar lagi tahun akan berganti. Saya tentu sangat menantikan bulan ini karena kecuali Natal, pada bulan ini musim hujan mulai datang. Saya sangat menikmati romantisme saat hujan. Mendung. Basah. Dingin. Suara gemericik. Membuat saya suka melamun saat memandang keluar jendela. Hujan itu romantis!

Kecuali romantis, hujan juga membuat udara ini bersih. Sungguh segar menghirup udara setelah hujan.... benar-benar segar! Dan suami saya paling suka mengeluarkan semua pot tanaman di teras supaya terkena air hujan. Yah, itung-itung irit tidak usah menyirami mereka. Tapi yang paling menderita saat hujan adalah Chiki. Ya! Anjing kami itu sangat ketakutan saat mendengar suara hujan dan guntur. Dia juga paling tidak suka kakinya terkena tanah basah. Bak princess aja nih anjing kami .. hahahaha .... Dan sayangnya, karena dia tidak suka tanah basah, dia bisa seharian tidak mau keluar untuk melakukan rutinitasnya. Saya kadang khawatir, apa yang akan terjadi dengan kandung kemihnya kalau dia menahan pipis seharian.

Yah, sebenernya dia tidak beneran menahan tidak pipis, biasanya tengah malam dia akhirnya tidak bisa menahan lagi dan membangunkan suami saya.

Ah, hujan memang indah. Seakan daun dan bunga dicuci bersih dan menampakkan warna indah mereka.

Bunga-bunga kamboja berguguran di jalan depan rumah.



















Hujan juga memberi semangat kepada sekelompok ibu ini. Tak peduli panas maupun hujan, senyum merekah terus di wajah mereka. Ya, minggu kemarin adalah minggu kedua kami menggelar pameran mandiri.








Sungguh bahagia melihat wajah-wajah antusias ibu-ibu ini. Semoga sukses bersama ke depannya ya, bu. :)

Dan lagi-lagi, hujan membawa keindahan di langit senja. Ketika langit disemarakkan dengan mendung yang menggantung dan sinar matahari yang mulai tenggelam .... pemandangannya sungguh indah. Tuhan memang hebat!




Sungguh indah ... langit seperti palet cat warna-warni ....

Ah.... keindahan itu membuat saya ingat bahwa sebentar lagi Natal dan saya belum menghias rumah! Jadilah akhirnya saya pasang Pohon Natal ini dan juga Christmas Wreath ini. Tapi kali ini ada modifikasi di Christmas Wreath-nya. Saya memasangkan kawat di bagian belakang supaya bentuk lingkarannya terjaga. Saya juga menambahkan tulisan Merry Christmas (itu ide suami ketika kami berbelanja di supermarket dan melihat hiasan Natal ini)



Bagi kalian yang merayakan Natal, selamat menyambut kelahiran Tuhan ya .... dan bagi yang tidak merayakan, selamat berlibur akhir tahun dan menyambut tahun yang baru ..... 

xxx

Wednesday, 3 December 2014

CAL Ta-dah

Wah, tak terasa sudah masuk bulan Desember yah. Bulan terakhir pada tahun 2014 ini. Dan, ternyata saya belum juga mengupload hasil akhir CAL kemarin! Ya ampun, hampir saja saya lupa. 

CAL ini sungguh sangat menyenangkan, mengkhawatirkan, menantang, dan yang jelas membuat tidur kami tidak tenang selama sebulan. Penasaran, deg2an, bingung menata waktu ... ya, kami berdua (saya dan teman saya yang ikut CAL) memang sama-sama pekerja kantoran dan sama-sama mempunyai kegiatan lain di luar pekerjaan rutin. Kami pun sama-sama sedang mengerjakan proyek rajutan lainnya a.k.a pesanan orang! Jadi, bisa dibayangkan kan bagaimana kami harus bisa membagi waktu untuk itu semua. Kalau saya masih ditambah lagi ngurusin rumah dan suami serta seekor anjing menggemaskan di rumah.

Tapi entah gimana caranya, kami selalu dapat mencuri-curi waktu untuk bisa mengerjakan CAL paling tidak sebaris sehari. Supaya lebih semangat dan terpacu, kami saling memberi tahu progress masing-masing. Kan pasti akan terpacu kalau kita tahu teman kita sudah lebih maju daripada proyek kita. Dan seminggu terakhir itu, saya berhasil menyelesaikan lebih dulu, dan bertugas untuk menjadi kompor semangat teman saya.

Kami pun akhirnya dapat menyelesaikannya on time. Dan janjian untuk mengupload di FB tepat pada tanggal 30 November 2014. Karena kami terpisah jarak dan waktu, maka kami mengupload pukul 17.00 WIB dan 23.00 waktu New Zealand. Tidak disangka, respons dari teman-teman terhadap foto kami sangat bagus. Rasanya puas banget.

Penasaran dengan hasil akhirnya? Berikut hasil karya saya:





Dan yang ini adalah hasil karya teman saya:


Setelah CAL ini, kami berencana akan mengadakan CAL lagi tahun depan. Kami akan sangat senang kalau ada yang mau bergabung bersama kami. Jadi, CAL-nya akan lebih meriah.

See you! 
xxx