Wednesday, 8 October 2014

Masih Pelatihan Merajut

Halooooo ... jumpa lagi! Wah, maaf... aku terlalu asyik dengan segala kegiatan dan juga pelatihan merajut untuk ibu-ibu yang beberapa kali kubagikan di blog ini. Postingan kali ini pun masih tentang pelatihan merajut. Jumlah pesertanya menyusut sih ... tapi kuharap mereka yang tidak datang itu berarti mereka sudah bisa dan terampil .... dan kalau misalnya karya mereka sudah ada yang membeli, itu nilai plus buatku.

Kali ini pertemuan diadakan Sabtu siang karena kalau sore, waktunya sangat sedikit tentunya. Ibu-ibu akan kesulitan merajut ketika hari makin gelap. Yah, aku berharap beberapa orang ini nantinya awet berkumpul rutin dan siapa tahu kami bisa mengadakan event kecil-kecilan.... (mulai berdoa ... :D)



Yang di tengah adalah temanku, tetanggaku, rekan kerjaku yang waktu itu ikut terlibat membantu mengajari ibu-ibu yang masih kebingungan membaca pola dan mengenali tusukan ... Oh, dan peserta termuda yang pakai baju pink itu adalah anaknya ... :)

Materi terakhir yang diajarkan ke ibu-ibu adalah membuat tas mungil. Yah, sebenarnya bentuknya seperti kantong sih. Tapi sayangnya hanya sedikit yang berhasil menyelesaikannya. Mungkin mereka tidak sabar ingin segera membuat tas besar. Hmmm ... belajar kan berproses ... :)


Suasana akan menjadi hening kalau pas semua asyik dengan benangnya. :)





Jari-jemari mereka makin terampil memainkan hakpen dan mengaitkan benang. Senang dan bangga rasanya ... :)



Inilah peserta termuda ... Stevi! Dengan riangnya ia ikut sang ibu yang mengajari ibu-ibu lainnya. :)




Ada seorang peserta yang sangat rapi dan rajin. Sampai-sampai pola yang dibagikan dan hasil karyanya dimasukkan ke sebuah map file.... great!

Inilah karya ibu-ibu di pertemuan terakhir kemarin.


Wow ... cantik-cantik semua .... Kuharap di pertemuan selanjutnya, akan ada lebih banyak hasil karya yang bisa dipamerkan ... dan siapa tahu bisa laku ... Just hope. :)

Okay, sampai jumpa di postingan selanjutnya ... 
xxx

Thursday, 18 September 2014

Keindahan di Mana-mana

Hari Minggu kemarin aku dan suami berkunjung ke sebuah pameran kerajinan dari seluruh Indonesia. Banyak stand yang dibuat tapi sayang, banyak juga yang kosong. Padahal ruangan yang disewa sangat luas untuk pameran ini. Jadi pameran terasa sangat sepi. Aku berkunjung di hari terakhir pameran itu dibuka. Namun, suasananya tidak seramai yang kubayangkan. Tetap saja aku bisa menikmatinya karena aku tidak perlu berdesakan dengan banyak orang. Sangat leluasa menikmati setiap stand berikut detailnya.

Di pameran ini ada berbagai stand kerajinan, mulai dari yang sangat murah sampai yang mahal dan langka.


Salah satu stand yang memamerkan tas rajutan. Cantik-cantik karyanya ... :)


Stand yang memamerkan seni batik .... aku coba menghindari stand ini karena selalu membuatku pengin membelinya .... :D


Di stand batik itu ternyata juga menyediakan pupuk untuk tanaman .... bingung juga kalau cari hubungan antara pupuk dan batik ... :))


Tas handmade mereka sangat menarik mata dan hati ... :)


Di stand ini, semuanya ada ....

 

Mataku langsung mengerem langkah kakiku .... stand ini sangat indah dengan berbagai bunga warna-warninya ... tapi tahukah kalian ... bunga-bunga itu hasil kerajinan dari limbah tas kresek .... Aku putuskan membeli 2 pot kecil untuk kuletakkan di meja ruang tamu dan meja kerjaku di kantor ....


Mandala itu batal kukirimkan ke Lucy dari Attic24 .... karena keribetan yang kualami waktu itu .... :(




Ada juga stand tanaman ....


... dan makanan tradisional ....


perhiasan cantik ini datang jauh-jauh dari Lombok ... ya ... itu mutiara asli!


Ada juga kerajinan manik-manik dari kalimantan ....


Stand ini punya sepatu yang cantik lho .... :)


Stand tas rajut lagi ...




Ada stand rajutan yang buat produk wearable ....



Nah, sekian untuk laporan pandangan mata pameran kerajinan ....

Oh ya, beberapa minggu yang lalu seorang teman sedang sibuk mempersiapkan pernikahan kakaknya. Dia membuat sendiri souvenir yang nantinya dibagikan kepada para tamu. Karena kerepotannya, aku menawarkan diri untuk ikut membantu. Yah, walaupun tidak banyak yang bisa kuhasilkan, tapi paling tidak sedikit mengurangi jumlah yang harus dia persiapkan.


Itu hanya sebagian kecil dari jumlah total souvenir yang diperlukan.

Dan pagi ini ketika keluar rumah untuk berangkat kerja, kulihat tanaman terongku mulai mengeluarkan satu bunga ungu mungilnya. Horeee! Semoga sebentar lagi panen terong..... Walaupun daun tanamannya bolong-bolong dimakan belalang, ternyata tak menghalangi si terong untuk berbunga.


Okay ... selamat menikmati sekitar dan bersyukur untuk setiap hal ya .... :)

xxx







Sunday, 31 August 2014

Permata Kecil di Setiap Sudut Weekend

Setelah ditunggu-tunggu selama seminggu, akhirnya ibu-ibu yang kemarin mengikuti pelatihan rajut, bisa bertemu kembali kemarin Jumat. Mereka dengan semangat sudah lebih dulu sampai di tempat pertemuan daripada aku. Ada beberapa yang izin untuk absen, tetapi juga ada beberapa tambahan personel. Kami berkumpul pukul 17.00 tepat. Di pertemuan kali ini, sudah banyak yang membawa hasil karya mereka.


Duh, bangga deh rasanya. Bahagianya membagikan skill yang kupunya ini, walau baru sedikit. Aku juga terharu, ternyata mereka begitu semangat untuk belajar walau usia sudah tidak lagi muda. Tetap semangat ya, ibu-ibu!

Dan seperti biasa, weekend kuisi dengan berbagai hal yang tidak bisa kulakukan pada Senin-Jumat. Aku memberi perhatian khusus pada merek dagangku, SACCA. Setelah semua urusan beres, aku kencan dengan adik iparku. Kami jalan-jalan ke toko pernak-pernik dan terakhir mampir ke Galeria Mall untuk mencari sepatu buatku.

Setelah mendapat semua yang kami cari, rasa haus pun menyerbu. Iyalah, Jogja panas banget kalau siang begini. Kerongkongan rasanya seperti sumur kering. Kami pun pergi ke foodcourt di lantai atas. Di sana, mata kami langsung tertuju pada stan "Es Potong Singapura". Karena penasaran, kami pun mencobanya. Aku memesan rasa blueberry, adik iparku memesan sirsak lechy. Hmmm ... ternyata enyaaaaak ....




Menurutku, rasanya enaaaak ... karena tidak terlalu manis dan tidak eneg. Sepertinya ini bukan es krim tapi lebih mirip yoghurt gitu .... Sepotongnya kita hanya harus merogoh kocek Rp10.000 ... murah meriah. Uniknya, cara makannya dengan roti tawar. Seger plus kenyang .. :)

 Daaan ... weekend ini kuakhiri dengan Sekolah Minggu. Senang rasanya melihat keceriaan anak-anak dan sorot mata polos nan lugu mereka. Walaupun terkadang mereka sulit diatur, tapi semua itu terbayar dengan raut sukacita mereka.





Bagaimana dengan weekend kalian? Bagi yuk di kolom koment di bawah ini .... :)

xxx

Thursday, 28 August 2014

Hal Kecil Nan Menarik

Mungkin karena aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku harus memposting sesuatu di blog, aku jadi merasa ada yang kurang kalau belum menuliskan sesuatu di blog ini. Janji itu kubuat karena aku makin malas untuk menulis di blog. Setiap kali terlintas ide untuk kutulis, aku memilih untuk menundanya dan berakhir dengan lupa dan hilang mood. Yah, padahal aku selalu bawa notes dan kamera di tas untuk berjaga-jaga siapa tau menemukan sesuatu yang menarik yang bisa kufoto dan kucatat. Tapi semua itu berhenti pada rasa ayem dan aman karena sudah membawa perlengkapan perang, tanpa menggunakannya sesuai fungsi masing-masing. :p

Minggu ini aku menemukan banyak hal menarik di sekelilingku. Pada Jumat minggu kemarin, pertemuan rajut yang kedua di gerejaku berhasil diadakan lagi. Kali ini pesertanya menyusut, tetapi mereka yang hadir ini  memiliki semangat yang membara untuk belajar, padahal mereka rata-rata sudah menjadi eyang. 
Berikut beberapa gambar yang berhasil kuambil dengan kualitas agak bagus. Karena pertemuan kemarin diadakan sore sampai malam, maka pencahayaannya agak kurang bagus. 
 






Rasanya semangat ini ikut terpompa melihat ketekunan mereka. Walau baru bertemu dua kali, kami sudah langsung akrab. Aku sangat capek waktu itu karena pulang kerja aku langsung ke gereja untuk pertemuan rajut, tapi rasanya sangat puas.

Dua minggu ini memang jadwalku agak padat. Tiap hari sudah ada janji ataupun acara. Seperti hari Minggu kemarin, aku dan suami pergi ke Klaten karena suatu tugas yang dititipkan ibu mertuaku. Kami berangkat agak siang, sekitar pukul setengah 10. Udara yang panas dan matahari yang terik sangatlah tidak menyenangkan ketika kita harus berkendara dengan motor, apalagi debu dari sisa abu Gunung Kelud beterbangan ke mana-mana. Tapi ketika aku menyusuri Ring Road Utara, Jogja, kami menemukan pemandangan tak biasa. Ada banyak gerobak sapi keluar dari salah satu gang dan memasuki Ring Road. Aku baru ingat. Beberapa hari lalu aku membaca spanduk tentang acara Festival Gerobak Sapi dan juga ada kompetisi fotografinya. Kami pun akhirnya menepi untuk menikmati pemandangan ini. Aku mulai mengeluarkan kamera dan berhasil menjepret beberapa gambar. Ada beberapa fotografer yang juga ikut mendokumentasikan sekaligus mereka berusaha mendapatkan gambar yang apik untuk diikutkan lomba nantinya. Mungkin mereka pikir aku juga ikut lomba itu, padahal aku cuma pake kamera saku dan kamera mereka canggih-canggih. :D






Menurut berita, ada sekitar 200 gerobak sapi yang mengikuti festival ini. Kami memutuskan untuk tidak menunggu iring-iringan itu berakhir karena sapi-sapi itu berjalan tidak secepat kuda dan kami takut akan kesiangan sampai di Klaten. Maka, kami melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di Klaten, aku menemukan pohon bunga bougenville di tepi jalan. Waktu itu kami sedang menunggu seseorang.


Setelah urusan selesai, kami langsung bertolak kembali ke Jogja. Tapi kami tak lupa untuk mampir ke penjual lotis dan rujak langganan kami di depan toko Laris. Penjual ini, menurut kami, sangat dermawan. Mereka menjual setiap bungkus lotis seharga Rp6.000 dengan irisan buah yang beraneka ragam dan irisannya tak tanggung-tanggung, tebal-tebal .... Beda dengan penjual lainnya, dengan harga sama, tapi kami hanya dapat separuhnya.


Dulu hanya ada sepasang suami istri ini yang jualan di tempat ini, tapi sekarang ... banyak temannya. Mereka tidak berjualan lotis sih, tapi makanan lainnya.


Well, kapan-kapan aku pengin nyoba jajanan lainnya ah.... Jadi pulang ke Jogja membawa banyak makanan ... :D
Minggu ini, tepatnya Jumat sore, akan ada pertemuan rajut ketiga. Semoga peserta kemarin setia hadir sehingga transfer ilmu bisa semakin lancar.

Selamat menikmati setiap hal kecil di sekeliling kita!
xxx