Sunday, 4 August 2013

Liburan

Tanggal 30 Juli adalah ulang tahun suamiku. Seminggu sebelumnya, aku diam-diam meminta mamaku memasakkan sesuatu untuk hari itu sementara aku menyiapkan lainnya. Ya, mamaku memang suka masak dan ia koki terbaik yang kukenal. Suamiku tak tahu tentang rencanaku itu. Ini rahasia antara aku dan mamaku.

Maka, pagi-pagi suamiku mengajakku pergi liburan ulang tahun dan sangat mengejutkan. Kami pergi ke pantai. Bukan pantai yang luar biasa tapi kita bisa membeli ikan segar langsung dari nelayan yang mendaratkan perahunya! Keren!

Kami menghabiskan waktu kira-kira 1 jam di sana. Dan kami terkejut mendapati pemandangan ini.

 


Pantainya jadi lebih sempit dibanding yang kami lihat beberapa tahun lalu karena abrasi. Dan saat itu angin bertiup sangat kencang. Tak ada nelayan yang berlayar. Perahu-perahu mereka parkir di pantai. Sial bener. Hari ini tidak jadi dapat ikan.

Tapi, bagaimanapun, hari itu tetap istimewa. Aku ambil beberapa foto di pantai.





Kami tidak berani bermain di air karena ombak dan anginnya sangat mengerikan.

Dan tiba-tiba, suamiku menunjukkan sesuatu di atas. Kami sadar bahwa angin bertiup berputar dan menghasilkan awan ini.


Saat melihat awan itu, aku mulai ketakutan. Pikiranku jadi ke mana-mana. Aku tidak mau terjebak di tengah badai di pantai ini. Maka, kami memutuskan untuk pulang. Hmmm... sepertinya lebih tepat, aku memaksa suamiku untuk pulang.

Yah, tak dapat ikan, tidak main di air, tidak menyenangkan sama sekali. Hanya melihat ombak, kepanasan, dan menikmati angin.


No comments:

Post a Comment